SURAH AL MUTAFFIFIN TERJEMAHAN BAHASA MELAYU

By | Mei 7, 2016

Surah Al Mutaffifin ( المطفّفين‎) Terjemahan Bahasa Melayu
Ialah surah ke-83 dalam al-Quran, terdiri atas 36 ayat. Surah ini tergolong surah Makkiyah. Dinamakan Al Mutaffifin yang bererti “orang-orang yang curang” diambil dari kata Al Muthaffifiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Surat ini merupakan surat terakhir yang turun di Makkah sebelum hijrah.

AL MUTAFFIFIN

[1] Kecelakaan besar bagi orang-orang yang curang (dalam timbangan dan sukatan),

[2] Iaitu mereka yang apabila menerima sukatan (gantang cupak) dari orang lain mereka mengambilnya dengan cukup,

[3] Dan (sebaliknya) apabila mereka menyukat atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.

[4] Tidakkah mereka menyangka bahawa mereka akan dibangkitkan (hidup semula sesudah mati)?

[5] Pada hari (kiamat) yang amat besar (huru-haranya),

[6] Hari berdiri manusia untuk mengadap Tuhan sekalian alam?

[7] Tidak sepatutnya (mereka melakukan perbuatan yang salah itu dan melalaikan hari akhirat)! Sesungguhnya “kitab suratan amal” orang-orang yang berdosa itu (didaftarkan) dalam “Sijjiin”.

[8] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: apa dia “Sijjiin” itu,

[9] Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata, (yang menghimpunkan amalan orang-orang yang berdosa).

[10] Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan –

[11] Iaitu mereka yang mendustakan hari pembalasan.

[12] Dan tiada yang mendustakannya melainkan tiap-tiap orang yang melampaui batas (kebenaran), lagi amat derhaka!

[13] (Sehingga) apabila ia dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata:” Ini ialah dongeng orang-orang dahulu kala!”

[14] Sebenarnya! (Ayat-ayat Kami itu tidak ada cacatnya) bahkan mata hati mereka telah diselaputi kekotoran (dosa), dengan sebab (perbuatan kufur dan maksiat) yang mereka kerjakan.

[15] Jangan lagi mereka berlaku demikian! (kalau tidak), mereka pada hari itu, tetap terdinding dari (rahmat) Tuhannya.

[16] Kemudian, sesungguhnya mereka akan menderita bakaran neraka.

[17] Akhirnya dikatakan (kepada mereka): “Inilah dia (azab seksa) yang kamu dustakan dahulu.”

[18] Ingatlah wahai manusia! Sesungguhnya “kitab suratan amal” orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), adalah (didaftarkan) dalam” Illiyiin”.

[19] Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia “Illiyiin” itu?

[20] Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata,

[21] Yang disaksikan oleh sekumpulan malaikat, yang didampingkan Tuhan di sisinya.

[22] Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada di dalam Syurga yang penuh nikmat:

[23] Mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), sambil melihat (segala keindahan dan kemuliaan yang disediakan untuk mereka di situ).

[24] Engkau dapat melihat pada muka mereka: cahaya nikmat yang mereka perolehi.

[25] Mereka diberi minum dari satu minuman yang termeterai bekasnya,

[26] Meterainya kasturi; – dan untuk (memperolehi nikmat kesenangan) itu hendaknya berlumba-lumba mereka yang ingin merebut kelebihan dan kesenangan;

[27] Dan campuran minuman itu adalah dari “Tasnim”:

[28] laitu matair yang diminum daripadanya oleh orang-orang yang di dampingkan (Tuhan di sisiNya).

[29] Sesungguhnya orang-orang yang derhaka, mereka selalu tertawakan orang-orang yang beriman.

[30] Dan apabila orang-orang yang beriman lalu dekat mereka, mereka mengerling dan memejam celikkan mata sesama sendiri (mencemuhnya).

[31] Dan apabila mereka kembali kepada kaum keluarganya, mereka kembali dengan riang gembira;

[32] Dan apabila mereka melihat orang-orang yang beriman, mereka berkata: “Sesungguhnya orang-orang itu adalah golongan yang sesat!”

[33] Pada hal mereka tidak diutus untuk menjaga sesat atau tidaknya orang-orang yang beriman itu!

[34] Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman pula tertawakan orang yang kafir itu.

[35] Sambil mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), serta melihat (hal yang berlaku kepada musuhnya).

[36] (Untuk menambahkan kegembiraan mereka, mereka ditanya): “Bukankah orang-orang yang kafir itu telah dibalas akan apa yang mereka telah kerjakan dahulu?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *